Wednesday, December 29, 2010

Obat Penyumbatan Arteri Jantung (O PEK BOK NIE)

Artikel ini saya dapatkan dari e-mail fwd tapi sudah dipraktekkan oleh anggota keluarga saya dan memang terbukti manjur. Semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Tulisan ini saya sadurkan berdasarkan pengalaman saya yang baru saya alami 6 bulan lalu dan mungkin bermanfaat bagi teman-teman kita yang mengalami hal yang sama seperti saya dan dapat menyembuhkan dengan biaya yang sangat terjangkau.
 
Pada 6 bulan lalu saya memeriksakan diri pada seorang ahli jantung di RS Medistra, hal ini saya lakukan mengingat usia saya sudah mencapai 55 th, dimana banyak teman-teman selifting di SMP sudah pada menghadap ke sang Pencipta dikarenakan penyakit yang sama saya alami, dan tragisnya mereka semua dipanggil rata-rata di kantor sedang berkarya.
 
Hasil pemeriksaan pada waktu itu, Pemeriksaan Laboratorium Darah, semuanya merah, hanya beberapa yang masih hijau. Trigliserin, SGPT, SGOT, Asam Urat, Kolesterol, Tekanan darah 180/120 semuanya merah. EKG kocar kacir sehingga saya dianjurkan untuk memeriksa klep jantung dan tebal dinding jantung, ternyata baik dan dikirimkanlah saya ke Scanning jantung, hasilnya sangat mengejutkan dan saya divonis pembuluh darah di jantung mampet sebanyak 70%, dan disarankan dikateter untuk dimasukkan Ring/Stand sebanyak 3 bh, dimana per Ring/Stand seharga Rp 30 juta belum termasuk ongkos kerja.
 
Alhasil akibat iseng untuk mengecek jantung, malah menjadi pikiran, mana anak masih kuliah, piaran anjing banyak dan seorang istri yang menurut saya sangat sayang untuk ditinggalkan... Mulailah saya membongkar laci-laci mendiang ibu tercinta... Ketemulah secarik kertas dengan tulisan kanji dengan rapi di map surat-surat penting, mulailah saya mencari orang yang dapat membacanya... Ternyata setelah diterjemah
 
OBAT PENYUMBAT PEMBULUH DARAH JAMUR HITAM PUTIH
Jamur hitam putih: 45 gram
Ang Cho : 10 biji
Irisan Jahe : 8 iris (tebal 2 mm)
Daging Babi/Sapi Fillet : 60 gram
Air : 8 gelas

 
Bahan dicuci bersih dan digodok dengan api kecil (lebih baik dengan slow cooker) dan menggunakan panci dari tanah liat (TIDAK BOLEH PAKAI PANCI LOGAM!) hingga tersisa 2 gelas.
Bahan-bahannya dibuang hanya diambil airnya.

 
Pagi bangun tidur dalam keadaan perut kosong, minum 1 gelas.
Malam sebelum tidur minum 1 gelas lagi.

 
Jumlah hari:
Minum setiap hari selama 24 hari (24 set)

Setelah minum selama 24 hari (24 set),
dapat diulang setiap 2 bulan sekali 12 set, untuk maintenance.

 
Setelah saya meminum 24 set saya ditelpon oleh Rumah Sakit bahwa saya sudah harus dikateter, dan jadwalnya telah disediakan, dengan hati yang sangat tidak karuan saya memeriksa ulang darah di Laboratorium RS di bilangan Kemayoran, sungguh mengagetkan hasilnya, dimana yang merah tinggal 2 dan itupun diatas sedikit dari ambang batas atas.
Setelah itu saya bertekad untuk menenangkan diri, dan pergilah saya kembali ke RS Medistra dan dikateter dari pergelangan tangan, dimasukkan selang hingga ke jantung, kemudian disemprotkan sejenis cairan yang dapat merubah warna sehingga kita dapat melihat di mana yang tersumbat melalui monitor seperti TV.
Tiba-tiba sang profesor berkata, "Lho kok tidak ada yang mampet ya?"
Puji Tuhan, saya berkata dalam hati, ternyata berkat meminum obat resep O PEK BOK NIE kebuntuan di pembuluh darah saya berhasil lancar kembali, dan kepekatan darah saya juga teratasi.
 
Sekarang setiap 2 bulan sekali saya mengecek jantung saya dengan hasil EKG normal, kepekatan darah normal. Tekanan darah 120/90, hasil pengecekan darah sudah kembali normal semuanya. Dengan tulisan ini semoga dapat membantu teman-teman yang mengalami hal serupa, dan bagi yang sudah di Ring/Stand dapat juga meminumnya untuk menjaga.
 
 
Chinese Proverb:
"When someone shares something of values with you and you benefit from it, you have a moral obligation to share it with others."
 
 
Salam saya,
Leowardi

0 comments: